Posted by: glittz on: September 19, 2008
Jika kita mendengar kata atribut yang terlintas di benak kita bisa jadi merupakan hal yang sebenarnya tidak perlu ada atau hal tambahan saja, yang lebih penting adalah hal yang benar-benar menjadi substansinya. Begitu pula di kehidupan kita, jika saya analogikan suatu kejadian, pikiran buruk, pikiran baik, atau semua hal yang kita dapatkan di dunia ini hanyalah atribut, hal yang lebih penting sebenarnya apa yang sudah kita kontribusikan kepada lingkungan dan Sang Pencipta sesuai dengan perintah Allah. Kita tidak perlu berharap terlalu banyak atau yang muluk-muluk bila kontribusi kita juga pas-pasan dan mudah menyerah. Setiap kontribusi yang kita berikan tentunya akan dicatat oleh Pencipta kita sebagai tolok ukur apakah kita pantas untuk mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar.
Pemikiran kosong tanpa hasil juga merupakan satu hal yang paling menghambat dalam kontribusi kita kepada Yang Maha Kuasa, itupun juga menarik pikiran-pikiran yang sangat mengganggu aspek kehidupan kita.
Yang paling baik untuk dilakukan yaitu dengan mengabaikan hal-hal atribut dan berfokus pada kontribusi apa yang akan kita berikan kepada lingkungan. Kontribusi itu bisa berupa perawatan terhadap hal-hal yang sudah kita punyai, kontribusi melakukan tanggung jawab, rutinitas, kontribusi pemikiran, dan memuji Tuhan.